"Jika kamu tidak sanggup menahan lelahnya belajar maka kamu harus sanggup menahan perihnya kebodohan" - Imam Syafi'i ___ "Setiap orang adalah guru, dan setiap rumah adalah sekolah" - Ki Hadjar Dewantara ___ "Orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi pemilik masa lalu. Orang-orang yang masih terus belajar, akan menjadi pemilik masa depan" - Mario Teguh____ "Orang yang pesimis selalu melihat kesulitan di setiap kesempatan, tapi orang yang optimis selalu melihat kesempatan dalam setiap kesulitan" – Ali bin Abi Thalib

Label

Berbagi (52) Info (49) Belajar (34) Sosialisasi (33) Media Cetak (18) Pena (14) Motivasi (13) Vlog (9) Kemitraan (7) RPP (4)

Rabu, 09 Desember 2020

Tanggal Lahir Televisi Edukasi

 

Hari spesial bagi media pendidikan yang memiliki jargon Santun dan Mencerdaskan adalah 12 Oktober 2004 atau 16 tahun yang lalu Televisi Edukasi secara resmi diluncurkan oleh Mendiknas (alm) Prof. Drs. H. A. Malik Fadjar, M.Sc.. Kini di usia yang masih belia Televisi Edukasi terus berupaya berkembang untuk mewujudkan semangat Merdeka Belajar.


Foto kenangan peluncuran Tv Edukasi, 16 tahun silam

Sumber Gambar: https://pusdatin.kemdikbud.go.id/

 

Televisi Edukasi hadir sebagai komitmen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk mewujudkan pendidikan untuk semua, sehingga mengurangi kesenjangan dalam mengakses media pembelajaran yang santun dan mencerdaskan dan mendukung kebijakan merdeka belajar bagi masyarakat pendidikan di Indonesia.

“Seiring berkembangya teknologi dan tantangan yang ada, Televisi Edukasi terus meningkatkan kemampuan baik dari aspek infrastruktur dan Sumber Daya Manusia. Komitmen ini dilakukan agar dapat memenuhi kebutuhan video pembelajaran bagi siswa dan guru di seluruh Indonesia,” ujar Plt. Kapusdatin Kemdikbud M. Hasan Chabibie pada acara dialog khusus 16 Tahun Televisi Edukasi Kemendikbud.

Acara yang di moderatori Amar Nugraha, PTP Pusdatin Kemendikbud juga menghadirkan Bapak Syaiful Huda, Ketua Komisi X DPR RI dan Raden Roro Martiningsih, Guru SMP Muhammadiyah 1 Surabaya yang juga Duta Rumah Belajar tahun 2017. Dalam dialog para narasumber menyampaikan pendapat agar semangat “Merdeka Belajarnya, Televisi Edukasi Medianya” dapat terwujud.

Syaiful Huda, Komisi X DPR RI berpendapat kehadiran Televisi Edukasi adalah suatu kebutuhan bagi masyarakat. Untuk itu DPR RI akan mendukung peningkatan akses siaran, kualitas siaran dan pemanfaatan Televisi Edukasi bagi siswa, guru dan masyarakat di seluruh Indonesia.

Sementara menurut Raden Roro Martiningsih, salah satu guru yang memanfaatkan siaran Televisi Edukasi menyatakan bahwa dirinya memiliki pengalaman baru yang menarik dan informatif dalam memanfaatkan Televisi Edukasi pada siswa di sekolahnya. Karena itulah ia akhirnya mengajak seluruh guru di sekolahnya untuk memanfaatkan konten dan siaran Televisi Edukasi sejak tahun 2006 lalu.


Narasumber Dialog Khusus 16 Tahun Tv Edukasi

Sumber Gambar: https://pusdatin.kemdikbud.go.id/

 

Pada kesempatan lain M. Hasan Habibie, menambahkan dengan adanya kebijakan Kemdikbud salah satunya bantuan kuota data internet serta kemudahan akses belajar diharapkan dapat membuat pelajar Indonesia memiliki kebebasan memilih sumber belajar salah satunya Televisi Edukasi hal ini senada dengan kebijakan Merdeka Belajar Kemendikbud.

Merdeka Belajar memiliki tujuan untuk siswa agar dapat belajar mandiri, berinovasi, melatih berfikir kritis, kreatif, kebhinekaan global dan berakhlak mulia sebagai cerminan PELAJAR PANCASILA.  Hal ini juga menjadi tantangan bagi Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemendikbud untuk menyajikan nilai-nilai Merdeka Belajar melalui siaran Televisi Edukasi agar menjadi media pilihan dalam pembelajaran di Indonesia.

Untuk kembali menyaksikan siaran ini yang digelar pada Senin (12/10) pkl. 12.00 WIB ini dapat disaksikan di siaran Televisi Edukasi yang disiarkan melalui kanal YouTube Televisi Edukasi: https://youtu.be/vvPiI2CCU5o

 

Sumber:

https://pusdatin.kemdikbud.go.id/gemilang-16-tahun-televisi-edukasi-usung-semangat-merdeka-belajarnya-tv-edukasi-medianya/


Minggu, 06 Desember 2020

ANUGERAH KIHAJAR 2020

 

Sambutan Mendikbud Nadiem Anwar Makariem pada ANUGERAH KIHAJAR 2020, yang diselenggarakan pada hari Jumat 04 Desember 2020.

 

Saya berharap Bapak dan Ibu Duta Rumah Belajar menjadi role model bagi pendidik lain untuk dapat menghadirkan inovasi dan mendorong peningkatan kualitas pembelajaran.

Kami di Kemendikbud akan terus mendukung semangat inisiatif dan inovasi Duta Rumah Belajar dalam memajukan pendidikan nasional.

Selamat kepada anak-anakku kepada para Generasi KIHAJAR yang terpilih malam ini.

Ditangan kalian tongkat estafet kepemimpinan bangsa akan diserahakan. Jangan puas  dengan prestasi yang ada terus asah yang berpikir kritis, kreatif mandiri dan bergotong royong serta berkolaborasi. Selalu ingat banyak tanya, banyak coba, banyak karya dan berfikir kritis.

 

GEN KIHAJAR, Generasinya

DUTA RUMAH BELAJAR, Gurunya

BAHAN AJAR TIK, Medianya

MERDEKA BELAJARnya

 

#Anugerahkihajar2020 #tvedukasi #rumahbelajar #suaraedukasi #pusdatinkemdikbud #merdekabelajar #kemdikbudRI















Rabu, 25 November 2020

Sangat Bersyukur Jika Buku Bermanfaat


Saat ini, di tengah pandemi Covid-19 ini, sekolah harus siap melakukan kreatifitas dalam melakukan transformasi pembelajaran daring bagi semua siswa dan oleh semua guru. Kita memasuki era baru untuk membangun kreatifitas, mengasah skill siswa, dan peningkatan kualitas diri dengan perubahan sistem, cara pandang dan pola interaksi kita dengan teknologi, itulah mengapa, Rumah belajar perlu terus digelorakan.  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyediakan fasilitas pembelajaran melalui TIK lewat portal Rumah Belajar yang dapat diakses dengan mudah oleh guru maupun siswa. 

Rumah Belajar dengan berbagai fitur yang ada, memudahkan siswa maupun guru dalam memeroleh sumber belajar selain lewat buku. Keberadaan Rumah Belajar diharapkan mampu memenuhi kebutuhan untuk pembelajaran. Dengan jargon: Belajar di mana saja, kapan saja, dengan siapa saja, Rumah Belajar sangat mudah diakses. Begitu di-klik, langsung muncul halaman pertama dengan berbagai menu pilihan kelompok materi belajar. 







 

Sabtu, 21 November 2020

KLIK (Klinik TIK) Rumah Belajar: Edisi KUPAS FITUR EDUGAME

 


Sahabat Rumah belajar, fitur terbaru di portal rumah belajar adalah fitur Edugame. Fitur ini menyediakan beragam game interaktif bu untuk membantu siswa dalam memahami berbagai konsep dasar materi yang disajikan.  Dengan Edugame rumah belajar, siswa dapat bermain sambil belajar atau belajar sambil bermain. Yang pasti belajar menjadi lebih asyik bersama Edugame rumah belajar.

Untuk mengetahui lebih jauh tentang fitur Edugame yuk saksikan “KLIK (Klinik TIK) Rumah Belajar: Edisi KUPAS FITUR EDUGAME” yang akan mengupas tentang Fitur Edugame juga pemanfaatannya dalam pembelajaran. Saksikan melalui YouTube Rumah Belajar, Sabtu 20 November 2020 pukul 09.00 – 11.00 WIB. Pendaftaran ditautan berikut:

http://ringkas.kemdikbud.go.id/pedaftaranedugame

Tersedia e-sertifikat

#KlikRumahBelajar #NadiemMakarim #Guru #Kemendikbud #RumahBelajar #Edugame

Kamis, 12 November 2020

KIHAJAR TIK TALKS Kalimantan Utara 11-11-2020
















 

Di tengah pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi Pendidikan dan Kebudayaan (Pusdatin) meluncurkan program KIHAJAR 2020 dengan format berbeda dari tahun sebelumnya. KIHAJAR 2020 bertransformasi untuk memacu kompetensi, kreativitasi dan semangat generasi KIHAJAR. KIHAJAR hadir dengan format yang berbeda. Hadir dengan tampilan yang berbeda, hadir dengan kreativitas juga yang berbeda. Kalau di tahun-tahun sebelumnya kami secara luar jaringan menyelenggarakan KIHAJAR ini di 34 provinsi seluruh Indonesia, tetapi tahun ini secara daring,” ujar Kepala Pusdatin Kemendikbud Muhammad Hasan Chabibie, dalam peluncuran KIHAJAR 2020 secara daring

Chabibie menjelaskan aktivitas “Kita Harus Belajar” atau KIHAJAR dilakukan secara daring dengan tetap melibatkan dinas pendidikan di daerah, para guru, dan seluruh siswa di Tanah Air. Bapak Hasan Chabibie menyampaikan pemanfaaan teknologi dalam proses pembelajaran maupun aktivitas sehari–hari menjadi suatu yang sangat dekat bagi GEN KIHAJAR. Siswa merupakan generasi yang dimana mereka sejak lahir sudah dikelilingi beragam teknologi dan biasa berinteraksi dengan komputer, gawai dan internet.

Selain dengan logo baru, tahun ini KIHAJAR hadir dengan tiga varian baru, yaitu KIHAJAR STEM, KIHAJAR Explorer dan KIHAJAR TIK Talks. 

KIHAJAR Stem merupakan wadah eksplorasi siswa seluruh jenjang melalui pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi berbasis sains, teknologi, teknik dan matematik. “KIHAJAR Stem hadir untuk meningkatkan kemampuan literasi, motivasi dan pendidikan karakter dalam wujud kemandirian dan kejujuran,” kata Hasan. Pendaftaran peserta KIHAJAR STEM sudah dibuka bersamaan dengan waktu Launching KIHAJAR yakni pada Kamis, 23 Juli 2020 dengan mengakses https://tve.kemdikbud.go.id pendaftaran peserta akan ditutup pada tanggal 6 Agustus 2020.
 
Sementara itu, KIHAJAR Explorer merupakan wadah eksplorasi siswa dari berbagai jenjang memanfaatkan konten Rumah Belajar, TV Edukasi dan Suara Edukasi. KIHAJAR Explorer hadir melalui akun Instagram tvedukasi_kemdikbud dengan memberikan pertanyaan setiap harinya. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, peserta akan diberikan tautan konten yang terdapat di portal Rumah Belajar, TV Edukasi maupun Suara Edukasi. Jawaban peserta dikirimkan melalui kolom komentar sesuai dengan postingan pertanyaannya di akun Instagram tvedukasi_kemdikbud setiap harinya. Peserta yang boleh mengikuti KIHAJAR Explorer terbuka untuk semua jenjang pendidikan, baik di dalam negeri maupun siswa Indonesia di luar negeri. KIHAJAR Explorer diselenggarakan pada Jumat, 24 Juli 2020 dan akan hadir setiap hari hingga rangkaian pelaksanaan KIHAJAR 2020 berakhir pada bulan Oktober 2020.
 
Varian ketiga adalah KIHAJAR TIK Talks yang hadir sebagai wujud apresiasi terhadap daerah terbanyak berpartisipasi dalam KIHAJAR STEM, sekaligus optimalisasi penggunaan Rumah Belajar, TV Edukasi dan Suara Edukasi. Kegiatan ini juga mengangkat isu permasalahan Pendidikan daerah, yang akan dibahas dalam bentuk seminar secara daring, dengan menghadirkan narasumber yang berasal dari praktisi Pendidikan, ahli pembelajaran dan juga pengembang teknologi pembelajaran. Bapak Hasan menjelaskan tujuan diselenggarakanya KIHAJAR TIK Talks adalah meningkatkan kemampuan literasi pemanfaatan TIK, Kemandirian dalam pengembangan TIK untuk Pendidikan dan sebagai sarana sosialisasi dari pemanfaatan konten Rumah Belajar, TV Edukasi dan Suara Edukasi.
 
Peserta dari kegiatan KIHAJAR TIK Talks ini adalah tenaga pengajar, tenaga kependidikan, komunitas pendidik maupun orangtua murid. Pelaksanaan KIHAJAR TIK Talks akan dimulai pada minggu kedua bulan Agustus 2020. Dengan berkolaborasi dari Balai Teknologi Komunikasi (Balai TEKKOM), Dinas Pendidikan Propinsi, Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan yang berada di 34 propinsi seluruh Indonesia.

 Link Youtube KiHajar TIK Talks Kaltara