"Jika kamu tidak sanggup menahan lelahnya belajar maka kamu harus sanggup menahan perihnya kebodohan" - Imam Syafi'i ___ "Setiap orang adalah guru, dan setiap rumah adalah sekolah" - Ki Hadjar Dewantara ___ "Orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi pemilik masa lalu. Orang-orang yang masih terus belajar, akan menjadi pemilik masa depan" - Mario Teguh____ "Orang yang pesimis selalu melihat kesulitan di setiap kesempatan, tapi orang yang optimis selalu melihat kesempatan dalam setiap kesulitan" – Ali bin Abi Thalib

Label

Berbagi (51) Info (49) Belajar (34) Sosialisasi (33) Media Cetak (18) Pena (14) Motivasi (13) Vlog (9) Kemitraan (7) RPP (4)
Tampilkan postingan dengan label Media Cetak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Media Cetak. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 Januari 2023

Rabu, 27 Januari 2021

Belajar dan Berlatih














 

Pentingnya ISBN









Info ISBN

https://isbn.perpusnas.go.id/Home/InfoIsbn#info7

Informasi umum tentang Isbn

1. Pengertian ISBN?

ISBN (International Standard Book Number) adalah kode pengidentifikasian buku yang bersifat unik. Informasi tentang judul, penerbit, dan kelompok penerbit tercakup dalam ISBN. ISBN terdiri dari deretan angka 13 digit, sebagai pemberi identifikasi terhadap satu judul buku yang diterbitkan oleh penerbit. Oleh karena itu satu nomor ISBN untuk satu buku akan berbeda dengan nomor ISBN untuk buku yang lain.

ISBN diberikan oleh Badan Internasional ISBN yan berkedudukan di London. Di Indonesia, Perpustakaan Nasional RI merupakan Badan Nasional ISBN yang berhak memberikan ISBN kepada penerbit yang berada di wilayah Indonesia. Perpustakaan Naasional RI mempunyai fungsi memberikan informasi, bimbingan dan penerapan pencantuman ISBN serta KDT (Katalog Dalam Terbitan). KDT merupakan deskripsi bibliografis yang dihasilkan dari pengolahan data yang diberikan penerbit untuk dicantumkan di halaman balik judul sebagai kelengkapan penerbit.


2. Fungsi ISBN?

Memberikan identitas terhadap satu judul buku yang diterbitkan oleh penerbit

Membantu memperlancar arus distribusi buku karena dapat mencegah terjadinya kekeliruan dalam pemesanan buku

Sarana promosi bagi penerbit karena informasi pencantuman ISBN disebarkan oleh Badan Nasional ISBN Indonesia di Jakarta, maupun Badan Internasional yang berkedudukan di London


3. Struktur ISBN?

Nomor ISBN terdiri dari 13 digit dan dibubuhi huruf ISBN didepannya. Nomor tersebut terdiri atas 5 (lima) bagian. Masing-masing bagian dicetak dengan dipisahkan dengan tanda hyphen (-). Kelompok pembagian nomor ISBN ditentukan dengan struktur sebagai berikut:
Contoh : ISBN 978-602-8519-93-9

Angka pengenal produk terbitan buku dari EAN (Prefix identifier) = 978

Kode kelompok (group identifier) = 602 (Default)

Kode penerbit (publisher prefix) = 8519

Kode Judul (title identifier) = 93

Angka pemeriksa (check digit) = 9


4. Terbitan yang dapat diberikan ISBN

Buku tercetak (monografi) dan pamphlet

Terbitan Braille

Buku peta

Film, video, dan transparansi yang bersifat edukatif

Audiobooks pada kaset, CD, atau DVD

Terbitan elektronik (misalnya machine-readable tapes, disket, CD-ROM dan publikasi di Internet)

Salinan digital dari cetakan monograf

Terbitan microform

Software edukatif

Mixed-media publications yang mengandung teks


5. Terbitan yang tidak dapat diberikan ISBN

Terbitan yang terbit secara tetap (majalah, bulletin, dsb.)

Iklan

Printed music

Dokumen pribadi (seperti biodata atau profil personal elektronik)

Kartu ucapan

Rekaman musik

Software selain untuk edukasi termasuk game

Buletin elektronik

Surat elektronik

Permainan


6. Pencantuman ISBN

ISBN ditulis dengan huruf cetak yang jelas dan mudah dibaca. Singkatan ISBN ditulis dengan huruf besar mendahului penulisan angka pengenal kelompok, pengenal penerbit, pengenal judul dan angka pemeriksa. Penulisan antara setiap bagian pengenal dibatasi oleh tanda penghubung, seperti contoh berikut:

ISBN 978-602-8519-93-9

Untuk terbitan cetak, ISBN dicantumkan pada:

Bagian bawah pada sampul belakang (back cover)

Verso (dibalik halaman judul) (halaman copyright)

Punggung buku (spine) untuk buku tebal , bila keadaan memungkinkan


7. Persyaratan permohonan ISBN, KDT dan barcode anggota baru

Permohonan dapat dilakukan secara online atau manual dengan melengkapi persyaratan

Mengisi formulir surat pernyataan disertai dengan stempel penerbit dengan menunjukkan bukti legalitas penerbit atau lembaga yang bertanggung jawab (akta notaris)

Membuat surat permohonan atas nama penerbit (berstempel) untuk buku yang akan diterbitkan

Mengirimkan atau melampirkan halaman judul, balik halaman judul, kata pengantar, dan daftar isi.

 

8. Persyaratan permohonan ISBN, KDT dan barcode anggota lama

Hanya nomor 2 dan 3 saja yang perlu dikirimkan ke Tim ISBN & KDT


 

Senin, 25 Januari 2021

Sekapur Sirih Yang Membanggakan




 



Dra. Ohorella Erma, M.Ikom.

Salma Nabila, sosok anak melenia yang sangat intens dan inovasi dalam memberikan wacana belajar bersama rekan rekan guru dimanapun berada. Berbagai upaya dalam pelatihan pelatihan online mengenalkan rumah belajar, tv edukasi, suara edukasi dan Radio Edukasi dengan segala konten yang berada didalamnya.

Saya patut mengacungkan jempol untuk segala upaya yang dilakukan. Yang lebih membanggakan semua dia tuangkan dalam tulisan yang kelak menjadi rekam jejak yang menarik sehingga kita semua yang belum sempat terlibat langsung dalam proses penyebarluasan upaya upaya pengenalan berbagai platform dapat melihat langsung dr rekam jejak literasi yang telah dilakukannya. Sukses untuk mu yang tanpa lelah berjuang untuk peningkatan guru dalam mebawa anak anak negeri ini menjadi maju, pintar, cerdas dan berkarakter.

Misi Televisi Edukasi dalam usaha mewujudkan sumber belajar yang bermutu layak untuk mendapatn dukungan penug dari stakeholder pendidikan. Pada lingkungan pembelajaran, sumber belajar menjadi salah satu faktor yang dominan dalam proses mempercepat internalisasi pengetahuan ke diri peserta didik. Dalam teknologi pendidikan, pemecahan masalah belajar nampak dalam bentuk semua sumber belajar yang didisain, dipilih atau di manfaatkan. Siaran televisi pendidikan merupakan salah satu bentuk dari sumber belajar yang direncanakan keberadaannya. Salah satu peran penting Televisi Edukasi, yang mendeklarasikan diri sebagai televisi pendidikan, adalah sebagai sumber belajar bagi peserta didik dan pendidik. Oleh karena itu, diperlukan pembuktian ilmiah terhadap seberapa besar peranan Televisi Edukasi sebagai salah satu sumber belajar dalam mendukung pembelajaran peserta didik sekaligus menjadi pilihan pendidik.


Wibowo Mukti, S.Kom., M.Si.

 

 Media massa dan komunikasi interpersonal adalah dua saluran komunikasi. Sementara saluran media massa termasuk media massa seperti TV, radio, atau koran, saluran antar pribadi terdiri dari komunikasi dua arah antara dua atau lebih individu.

Media Massa memungkinkan sumber atau beberapa individu untuk mencapai audiens yang banyak banyak dengan cepat. Saluran komunikasi berperan penting dalam penyebaran sebuah inovasi, pertukaran informasi tersebut menentukan kondisi di mana sumber akan atau tidak akan mengirimkan inovasi ke penerima. Informasi konten pembelajaran yang kini hadir sangatlah beraneka ragam, untuk itu perlu mempersiapkan siswa untuk bisa memanfaatkan demi tujuan pendidikan. Namun tak hanya siswa, gurupun perlu mengembangkan model-model pembelajaran yang memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi. Karena hak fundamental bagi masyarakat Indonesia, adalah memperoleh hak mendapatkan pendidikan yang layak. TV Edukasi dapat menjadi penyedia konten-konten pendidikan dengan sistem distribusi multiplatform, karena didukung oleh infrastruktur jaringan/internet yang baik dan dapat melakukan berbagai kerjasama dengan organisasi penyedia konten pendidikan lainnya. TV Edukasi dapat menciptakan komunitas pendidikan yang akan memanfaatkan konten pendidikan secara maksimal. Membuka ruang publik baru yang menghasilkan ide-ide tetang kebutuhan konten pembelajaran. TV Edukasi akan dimanfaatkan dengan mudah oleh peserta didik, guru dan tenaga pendidik serta masyarakat apabila praktek baik pemanfaatan TV Edukasi dikomunikasikan dengan baik, salah satunya melalui buku ini. Buku “Televisi Edukasi untuk Pembelajaran Daring dan Luring” dapat berfungsi sebagai pendukung sistem kegiatan pembelajaran di semua jenjang sekolah. Memberikan informasi layanan collaborative learning, dimana inovasi dengan memanfaatkan TV Edukasi akan dipandang sebagai penerapan solusi yang lebih baik dan memenuhi kebutuhan dalam pembelajaran.


Arief Darmawan, M.Pd.

 Apresiasi untuk mbak Nabila yang telah berbagi pengalaman melalui buku Televisi Edukasi untuk pembelajaran daring dan luring. Tentunya buku ini akan sangat bermanfaat untuk bapak ibu guru yang akan memanfaatkan televisi edukasi

untuk membantu proses pembelajaran menjadi lebih mudah, menarik, dan meningkatkan motivasi belajar siswa, baik untuk pembelajaran secara daring maupun secara luring. Pemanfaatan televisi edukasi diharapkan akan membantu meningkatkan kualitas pembelajaran dan pada akhirnya akan meningkatkan hasil belajar siswa.

Salah satu media massa yang mengalami perkembangan pesat saat ini adalah televisi. Setidaknya, sejarah telah mencatat bahwa perkembangan televisi dari tempo dulu hingga sekarang terus menunjukkan perkembangannya yang dinamis. Televisi telah mampu merepresentasikan dirinya sebagai ruang publik yang utama dan turut menentukan dinamika sosial, politik, ekonomi, dan budaya.

Televisi yang merupakan media audio visual menjadi sarana penyampaian informasi yang efektif, karena kemampuan dalam penyampaian pesannya secara langsung dan cepat, serta bisa menyampaikan informasi dalam bentuk suara dan gambar. Televisi lebih banyak dipilih oleh khalayak sebagai sumber informasi karena keanekaragaman informasi yang disajikan seperti berita, hiburan, seni serta berbagai macam informasi lainnya.

Hampir semua stasiun televisi selalu mengedepankan sisi hiburan yang melupakan sisi edukatif dalam memberikan tayangan bagi masyarakat. Namun berbeda dengan channel Televisi Edukasi. Stasiun televisi ini khusus ditujukan untuk menyebarkan informasi di bidang pendidikan dan berfungsi sebagai media pembelajaran masyarakat. Tentunya dengan adanya siaran Televisi Edukasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat positif bagi masyarakat Indonesia, khususnya dalam meningkatkan kualitas dunia pendidikan.