"Jika kamu tidak sanggup menahan lelahnya belajar maka kamu harus sanggup menahan perihnya kebodohan" - Imam Syafi'i ___ "Setiap orang adalah guru, dan setiap rumah adalah sekolah" - Ki Hadjar Dewantara ___ "Orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi pemilik masa lalu. Orang-orang yang masih terus belajar, akan menjadi pemilik masa depan" - Mario Teguh____ "Orang yang pesimis selalu melihat kesulitan di setiap kesempatan, tapi orang yang optimis selalu melihat kesempatan dalam setiap kesulitan" – Ali bin Abi Thalib

Label

Berbagi (52) Info (49) Belajar (34) Sosialisasi (33) Media Cetak (18) Pena (14) Motivasi (13) Vlog (9) Kemitraan (7) RPP (4)

Jumat, 01 Januari 2021

Ayo Menulis di Pena


 

Sahabat Rumah Belajar tentu sudah pernah mengakses Portal Rumah Belajar di http://belajar.kemdikbud.go.id/ kemudian scrool ke bawah dan berada di bagian Fitur Pendukung, di pojok kanan bawah Pena merupakan blog dari Rumah Belajar dengan alamat di http://pena.belajar.kemdikbud.go.id/

Rabu, 30 Desember 2020

Tulisan Ke-21 di Pena Mengisi Liburan Dengan Edugame

 



Kata game jika diartikan dalam bahasa Indonesia, merupakan permainan. Permainan yang bermanfaat sebagai media pembelajaran, yaitu melibatkan peserta didik dalam proses pengalaman dan sekaligus menghayati tantangan, mendapatkan inspirasi, terdorong untuk berpikir kreatif, dan berintegrasi dalam kegiatan dengan sesama siswa dalam melakukan permainan. Walaupun pada setiap peserta didik melakukan kegiatan yang sama dengan teman-temannya, tetapi proses pengalaman batinnya dalam mengembangkan potensinya sendiri mungkin berbeda-beda.

Tulisan selengkapnya bisa dibaca di http://pena.belajar.kemdikbud.go.id/2020/12/mengisi-liburan-dengan-edugame/




Kamis, 24 Desember 2020

Silaturahmi Sahabat Rumah Belajar


Silaturahmi merupakan salah satu amalan umat muslim untuk menyambung tali persaudaraan. Silaturahmi dapat kita lakukan kapan saja, namun amalan ini menjadi salah satu agenda utama saat Bapak Budi Santosa dan Ibu Imawati berkunjung ke Surabaya.

Umumnya saat liburan tiba, kita selalu berbondong-bondong untuk mudik atau pulang ke kampung halaman. Seolah mudik telah menjadi tradisi tahunan. Hal ini dilakukan semata-mata untuk menyambung silaturahmi dengan keluarga dan sanak saudara. Terima kasih atas kunjungan SRB Maluku ke kediaman kami di Sidoarjo, semoga selalu terkenang dan bermanfaat.

Silaturahmi secara syariat juga merupakan amalan utama karena mampu menyambungkan apa-apa yang putus. Oleh karena itu, silaturahmi memiliki keutamaan atau manfaat yang luar biasa. Di antaranya, Bapak Budi juga berminat pada Buku Perdana saya, Berkelana Bersama Rumah Belajar.







Selasa, 22 Desember 2020

Rumah Belajar Bermanfaat Banget di Era Pandemi dan Era Normal Baru

 


Pandemi Covid-19 memaksa sekolah untuk melakukan pembelajaran daring.Pandemi Covid-19 memaksa kebijakan social distancing, atau di Indonesia lebih dikenalkan sebagai physical distancing (menjaga jarak fisik) untuk meminimalisir persebaran Covid-19. Jadi, kebijakan ini diupayakan untuk memperlambat laju persebaran virus Corona di tengah masyarakat. Pembelajaran di era dan pasca pandemi dapat memanfaatkan Rumah Belajar. Rumah Belajar dikembangkan oleh Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah mengembangkan sumber belajar berbasis teknologi informasi dan komunikasi yang terdapat dalam sebuah portal pembelajaran resmi Kemdikbud dengan alamat akses url http://belajar.kemdikbud.go.id.

Rumah Belajar merupakan portal pembelajaran berbasis web berisi layanan pembelajaran berupa: 1) Fitur Utama, yaitu Sumber Belajar, Kelas Digital, Laboratorium Maya, Bank Soal; 2) Fitur lainnya, yaitu Buku Sekolah Elektronik, Modul Digital, Peta Budaya, Wahana Jelajah Angkasa dan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan; 3) Fitur Pendukung yaitu Karya Komunitas, Karya Guru, Karya Bahasa dan Sastra; 4) Sumber Alternatif sebagai Partner, yaitu Video on Demand, Mobile Edukasi, Suara Edukasi, dan Radio Edukasi.

Sebagai fitur utama, Sumber Belajar merupakan bahan belajar bagi siswa berdasarkan kurikulum yang berlaku. Materi belajarnya disajikan secara terstruktur dengan tampilan menarik dalam bentuk gambar, video, animasi simulasi, evaluasi, dan permainan. Sumber Belajar hadir sebagai bentuk akselerasi gaya belajar peserta didik saat ini yang sudah melek dengan TIK. Peserta didik dapat dengan mudah menggunakan internet untuk belajar sendiri secara cepat, sehingga akan meningkatkan dan memeperluas pengetahuan, belajar berinteraksi, dan mengembangkan kemampuannya sendiri.

Rumah Belajar memiliki Learning Management System yang disebut Kelas Digital atau Kelas Maya. Strategi pembelajaran di Kelas Maya yaitu strategi pembelajaran lebih bersifat konstruktivistik yang menuntut pembelajaran aktif dan berpusat pada peserta didik untuk mendorong keterampilan peserta didik. Pembelajaran kelas maya ini menggunakan Rumah Belajar, salah satu layanan pembelajaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk merancang, menyampaikan, dan mengatur pembelajaran formal dan informal serta berbagi pengetahuan sehingga model pembelajaran kelas maya ini dirancang sebagai pelengkap kegiatan pembelajaran di kelas dengan lebih banyak pada aktivitas asinkronus berdasarkan fasilitas TIK yang tersedia di sekolah. Implementasi pemanfaatan TIK dalam pembelajaran melibatkan pihak sekolah dalam hal ini kepala sekolah, pendidik, peserta didik, admin (operator) dan orang tua peserta didik.

Fitur bank soal memfasilitasi guru untuk membuat soal secara digital yang mudah diakses siswa. Membuat soal baru pada fitur Bank Soal, perlu ditentukan lebih dulu jenjang, kelas, mata pelajaran, topik, memilih tingkat kesukaran soal. Jawaban dituliskan pada kolom jawaban tanpa ditulis opsi pilihan jawaban dan diberi tanda untuk jawaban yang benar, serta dituliskan pembahasan soal. Untuk membuat evaluasi baru diisi lebih dulu detail evaluasi, termasuk di dalamnya menentukan jenis evaluasi yang akan dibuat. Kemudian mengisi evaluasi dengan beberapa soal yang diperoleh dari soal saya, bank soal, atau soal acak. Evaluasi yang dibuat oleh guru dapat digunakan oleh siswa tertentu dan siswa dari sekolah manapun. Ada tiga jenis evaluasi yang tersedia (latihan, ulangan, ujian) dan dapat dimanfaatkan oleh siswa. Latihan merupakan kumpulan soal-soal berdasarkan satu topik yang bersifat sebagai latihan beserta pembahasannya. Ulangan merupakan kumpulan soalsoal berdasarkan satu topik tertentu. Ujian merupakan kumpulan soal-soal dari beberapa topik yang berbeda.

Rumah Belajar memiliki pula fitur lainnya, yaitu Buku Sekolah Elektronik, Modul Digital, Peta Budaya, Wahana Jelajah Angkasa dan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan. Selain itu Rumah Belajar memiliki Fitur Pendukung yaitu Karya Komunitas, Karya Guru, Karya Bahasa dan Sastra; serta Sumber Alternatif sebagai Partner, yaitu Video on Demand, Mobile Edukasi, Suara Edukasi, dan Radio Edukasi. Dengan jargon Belajar di mana saja, kapan saja, dengan sioapa saja, Rumah Belajar ini dapat diakses GRATIS baik di Play Store, App Store maupun di https://belajar.kemdikbud.go.id/. Bagi pengguna Rumah Belajar dapat berkontribusi untuk mengisi konten Rumah Belajart dan bagi yang memiliki keinginan untuk menulis berita, artikel atau opini Rumah Belajar menyediakan Pena yang bisa diakses di Pena yang dapat diakses di http://pena.belajar.kemdikbud.go.id/


IBU ADALAH GURU


Koran Radar Surabaya

22 Desember 2020

 

Masa pandemi Covid-19 telah membuat para Ibu mahir berteknologi. Kemampuan ibu sebagai pendidik pertama di rumah menjadi lebih baik. Ibu tentu saja berharap agar putra-putrinya sukses. Ibu tentu saja memegang peran penting dalam pendidikan anak selama masa pandemi dan juga memasuki era normal baru. Tugas ini semakin berat dengan adanya Program Belajar di Rumah yang untuk melakukan pendampingan belajar anak di rumah diserahkan kepada ibu. Ibu, bukan hanya sebagai ibu bagi putra-putrinya, namun, ibu juga harus bekerja, baik itu sebagai ibu rumah tangga maupun wanita karier. Ibu bekerja 24 jam, tanpa mengenal lelah. Ibu pun berperan sebagai ibu Warga Negara Indonesia yang memiliki tugas sebagai Ibu Bangsa. Ibu di masa covid tetap harus melakukan adaptasi, mulai dari bekerja, belajar hingga berkarya dari rumah. Ibu harus tetap berkarya dalam masa pendemi ini. Setiap ibu berjuang gigih untuk menyelamatkan dan menjaga ketahanan kekluarga, sehingga dapat melewati masa krisis. Ibu dituntut menyesuaikan dengan menggunakan alat komunikasi teknologi digital. Mau tidak mau, bisa tidak bisa memaksa perempuan untuk belajar, Ibu pun wajib melek teknologi juga perlu diiringi dengan kemampuan menggunakan teknologi dengan baik dan benar dan bersikap kristis terhadap konten-konten yang kurang sesuai. Para ibu kini mengenal Rumah Belajar sebagai salah satu sumber belajar di rumah dengan alamat di https://belajar.kemdikbud.go.id serta dapat pula diunduh di Play Store dan App Store.

Pada masa pandemi Covid-19 ini, anak-anak tentunya tidak dapat tatap muka secara langsung dengan guru di sekolah. Sebagai ibu, tentunya kita menjadi pengganti guru di rumah. Ibu pun juga belajar apa itu Rumah Belajar. Rumah Belajar adalah portal pembelajaran yang menyediakan bahan belajar serta fasilitas komunikasi yang mendukung interaksi antar komunitas. Rumah Belajar hadir sebagai bentuk inovasi pembelajaran di era industri 4.0 yang dapat dimanfaatkan oleh siswa dan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK) sederajat. Dengan menggunakan Rumah Belajar, kita dapat belajar di mana saja, kapan saja dengan siapa saja. Seluruh konten yang ada di Rumah Belajar dapat diakses dan dimanfaatkan secara gratis. Ibu masa kini harus melek teknologi juga. Sehingga bisa membimbing anak-anak dalam belajar. Ibu pun harus mencari informasi tentang pendidikan dan masa depan putra-putrinya.

Peran seorang ibu dinilai sangat penting di masa pandemi Covid-19 yang saat ini sedang terjadi. Ibu tentu bisa memanfaatkan masa pandemi ini untuk meningkatkan kedekatan emosional dengan anak sekaligus memberikan teladan melalui bagaimana menggunakan internet secara sehat. Ibu pun terus memotivasi putra-putrinya demi masa depan mereka. Karena jika seseorang menginginkan kesuksesan di dalam pekerjaannya, makai ia harus bekerja dengan baik. Masa pandemi memaksa seseorang berfikir tentang pekerjaan baru yang belum ada sebelumnya. Anak-anak perlu dimotivasi ibu. Jika anak ingin selalu sukses di dalam prestasinya, maka dia harus belajar dengan baik. Pada dasarnya, setiap kesuksesan tentu di mulai dari upaya menuju kesuksesan kita sehari-hari. Bukan hanya hal itu saja, kegiatan sehari-hari tersebut juga perlu di lakukan sesegera mungkin dan sedini mungkin sebab kesuksesan juga di mulai dari hal yang sangat kecil terlebih dahulu dan terdekat dengan kehidupan kita sehari-hari.

Ibu harus mampu menyiapkan serta mengatur waktu sebaik-baiknya, kapan harus mendampingi putra-putrinya belajar. Ibu selalu bekerja dari yang paling prioritas. Bukan hanya sekedar menjadwalkan saja kegiatan sehari-hari. Prioritas tersebut juga harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Ibu bisa menentukan waktu kapan suatu kegiatan akan dilaksanakan dengan memperhatikan apa, siapa, bagaimana, dengan apa, mengapa dan kapan kegiatan tersebut akan kita kerjakan.

Di masa pendemi, ibu juga senantiasa memikirkan tujuan apa yang akan diraih dengan mendampingi putra-putrinya belajar di rumah, salah satunya dengan memanfaatkan Rumah Belajar.  Hal ini dibuktikan bahwa ibu selalu memikirkan tujuan akhir ataupun keinginan yang akan di dapatkan setelah mengerjakan sesuatu agar dapat membantu mereka dalam meraih tujuan tersebut. Di masa pandemi ibu juga harus terus melatih putra-putrinya agar apapun yang dilakukan lancer tanpa kendala yang berarti. Setiap orang yang ingin sukses akan selalu mempersiapkan diri sebaik-baiknya demi segala sesuatunya yang akan terjadi kelak di kemudian hari. Kita tidak akan memulai sesuatu tanpa kita selalu memikirkan ataupun merencanakan apapun yang akan kita lakukan terlebih dahulu. Oleh karena itu kita manfaatkan setiap waktu kita sebaik-baiknya dengan selalu mempersiapkan segala sesuatunya untuk esok hari supaya pada keesokan hari bisa benar-benar memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. Kita dapat mengisi setiap hari kita dengan menyusun agenda yang akan kita lakukan di keesokan harinya. Ibu tetap hebat di masa pandemi. Belajar di rumah dengan Rumah Belajar.